twitter

You are here Home Prioritas P4B
11 Prioritas P4B

11 Prioritas P4B (686)

Children categories

Tata Kelola Pemerintah

Tata Kelola Pemerintah (36)

Mendorong dan memastikan capacity building aparat Pemda dan good governance dapat dijalankan disemua tingkatan pemerintahan daerah.

View items...
Politik

Politik (24)

Mendorong dan memastikan Peraturan Pemerintah (PP), Perdasus dan Perdasi sebagai jabaran dan instrumen UU No. 21 tahun 2001 dapat diwujudkan dan seluruh kehendak yang telah ditetapkan UU Nomor 21 tahun 2001 diimplementasikan oleh seluruh stake holder, komunikasi konstruktif dengan semua elemen masyarakat dan dialog tentang Papua dapat dilaksanakan.

View items...
Affirmative Action

Affirmative Action (221)

Mendorong dan memastikan pembentukan regulasi daerah yang memihak serta pendidikan dan pelatihan kepada OAP yang menunjang affirmative action diseluruh sektor pemerintahan dan swasta dapat dijalankan.

View items...
Hukum dan HAM

Hukum dan HAM (9)

Mendorong dan memastikan penegakan hukum dan penghormatan terhadap HAM dapat dilaksanakan, politisasi kasus-kasus kriminal tidak terjadi dan kasus-kasus korupsi dapat didorong untuk ditangani menurut ketentuan perundangan penanggulangan korupsi secara benar.

View items...
Infrastruktur Dasar

Infrastruktur Dasar (145)

Membuka keterisolasian wilayah pegunungan tengah dan seluruh daerah terisolir, mendorong dan memastikan bahwa program pembangunan infra struktur dasar dapat dilaksanakan dan dituntaskan.

View items...
Kesehatan

Kesehatan (26)

Mendorong dan memastikan program Pos Kesehatan Pembantu di tiap Kampung, Puskesmas Distrik, dan Rumah Sakit rujukan di Kabupaten dan Provinsi dapat diwujudkan serta dapat berfungsi menjadi sentra pelayanan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Papua.

View items...
Pendidikan

Pendidikan (70)

Mendorong dan memastikan program pendidikan usia dini (PAUD) dan pendidikan dasar 9 tahun ditiap kampung, pendidikan menengah kejuruan/ umum di distrik, program sekolah unggulan di Jayapura, Manokwari, Merauke dan Sorong dapat diwujudkan serta menjadikan Uncen dan Unipa menjadi center of excelence di Papua.

View items...
Ekonomi

Ekonomi (80)

Mendorong dan memastikan program peningkatan kapasitas ekonomi usaha kecil mama-mama, penyediaan pasar tradisional di seluruh Kabupaten/ Kota, pemihakan kepada pengusaha OAP dapat berjalan.

View items...
Pengawasan Lingkungan

Pengawasan Lingkungan (10)

Mendorong dan menjamin bahwa semua penambangan yang dilaksanakan di seluruh Papua dilaksanakan sesuai dengan seluruh peraturan perundangan yang berlaku.

View items...
Sosial Budaya

Sosial Budaya (63)

Mendorong dan memastikan implementasi hak ulayat dan hukum adat dalam kehidupan bermasyarakat di Papua serta nuansa Papua dalam semua fasilitas publik dan relasi-relasi sosial dalam masyarakat berkembang dan berjalan harmoni.

View items...
Keamanan

Keamanan (2)

Mendorong dan memastikan bahwa kekerasan tidak terjadi lagi di Papua, penegakan hukum dapat ditegakkan tanpa melampaui batas-batas kepatutan, serta pengelolaan keamanan di Papua dijalankan sesuai dengan sistem perundangan baik yang terkait dengan Polri maupun TNI.

View items...

Ruas jalan P4B sepanjang 11 kilometer di jalur Sarmi – Kasonaweja. (Foto: Sostenes, UP4B)

 

Masyarakat Kampung Karfasia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI yang berhasil menyelesaikan pembangunan ruas jalan P4B Sarmi - Kasonaweja.  Ruas jalan sepanjang 11 kilometer yang dikerjakan gabungan TNI terdiri dari Denzipur 10 Cenderawasih dan Batalyon 751 Sentani itu melibatkan 61 personil. 

 

Kepala Kampung Karfasia saat ditemui Tim Satgas Lingkungan Pembangunan Jalan P4B menyatakan, dengan terbangunnya jalan di wilayah pantai barat akan memudahkan akses masyarakat menuju ke Sarmi. Satunya jalan yang selama ini dilewati, menyusuri pantai yang harus berhadapan dengan risiko air pasang. Tingkat kesulitan itu, menjadikan masyarakat harus menanggung biaya tinggi dalam sektor transportasi. Ongkos angkut perjalanan ke kota Sarmi Rp 100 ribu/orang untuk “taxi” sedang jasa ojek lebih mahal, per orang Rp 250 ribu. Perjalanan ke kota umumnya untuk keperluan berobat, belanja kebutuhan rumah tangga dan angkut hasil bumi. 

Mendikbud Prof. M. Nuh bersama Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP., M.H.JAYAPURA – Mengomentari visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Muhammad Nuh menilai hal tersebut paling baik diwujudkan dengan memulai pembangunan dan peningkatan mutu manusianya. 

 

“Kalau kita ingin mandiri, bangkit dan sejahtera, maka cara yang paling jitu dan mulia adalah membangun kecerdasan terlebih dahulu, dan itu kata kucinya ada di pendidikan,” ujar M. Nuh.

 

Dijelaskannya, ciri masyarakat yang cerdas yang pertama adalah pola pikirnya selalu mengarah kepada bagaimana caranya menyelesaikan persoalan, bukan mempersoalkan perosalan. Ciri yang kedua adalah orang yang menyeleasikan masalah biayanya rendah, baik biaya ekonomi maupun biaya secara sosial dan politik. Kemudian ketiga adalah dalam menyelesaikan masalah dia tidak menabrak aturan yang ada. Lalu yang keempat  adalah tepat waktu dalam menyelesaikan persoalan.

Kepala Sekolah SMA/SMK se Jawa Timur penerima  anak didik putra-putri program afirmasi pendidikan menengah (ADEM) Angkatan II Tahun Ajaran 2014 asal Papua foto bersama Dirjen Dikti Kemendikbud  Prof. DR. Ahmmad Jayidi usai acara serah terima siswa di Surabaya 24/6, (Foto: Sudadi, UP4B)

 

Sebanyak 33 Kepala Sekolah SMA/SMK se Jawa Timur menyatakan, siap menerima anak didik putra-putri asli Papua. Siswa program afirmasi pendidikan menengah (ADEM) Angkatan II Tahun Ajaran 2014  yang ditempatkan di Jawa Timur. Siswa sebanyak 180 orang itu, berasal dari berbagai kabupaten/kota diantaranya dari Kabupaten Kerom, Jayawijaya, Jayapura, Lanny Jaya, Sarmi, Dogiyai, Paniai, Yahukimo, Tolikara, Mimika, Nduga, Mamberamo Tengah, Mamberamo Raya, Kota Jayapura dan kabupaten lain. 

 

Penyerahan siswa dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikmen Kemendikbud) Prof. DR. Ahmmad Jayidi kepada seluruh kepala sekolah penerima di Hotel Pullman Surabaya (24/6). Ikut menyaksikan acara serah terima, diantaranya Kasubdit Program dan Evaluasi Dikmen DR. Lilik Sulistyowati, Direktur Pembinaan PKLK (Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus) Dikmen Drs. A. Budi Priadi, MAP, Asisten Kedeputian III UP4B Nasri,  dan tamu undangan lain.

Thursday, 10 July 2014 17:36

Papua, Pendidikan, dan Jokowi

Written by

TEMPO.CO, Jakarta - Papua adalah wilayah Indonesia yang pertama kali menerima sinar matahari setiap pagi. Namun manusia-manusia Papua yang terbangun oleh fajar pagi itu kerap terlupakan. Walhasil, hal-hal yang serba kurang mudah kita jumpai di Papua.

 

Pak Jokowi, pada hari pertama kampanye Anda untuk menjadi Presiden, Anda telah menginjak tanah Papua. Melalui media, saya simak pernyataan Anda, bahwa Anda datang bukan sekadar mencari dukungan suara, tapi juga karena memandang tanah fajar menyingsing ini memiliki arti penting bagi Indonesia. Anda betul Pak Jokowi. "Indonesia tanpa Papua, bukanlah Indonesia." Kira-kira begitulah garis politik Sukarno.

Jalan P4B Ruas Rosbori-Poom (Foto: Sostenes, UP4B)

 

Impian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen khususnya di Yapen Utara untuk dapat merasakan jalan yang bisa menghubungkan kampung-kampung ke ibukota Serui akhirnya terwujud. Hal itu disampaikan para kepala kampung dan kepala suku di sepanjang pembangunan jalan P4B dari Dawai-Waidu, Rosbori-Saubeba, Rosbori-Poom saat ditemui tim UP4B.

 

Awalnya masyarakat kurang memberikan respon terhadap kedatangan tim dari UP4B, TNI yang melakukan survei dalam rangka pembangunan jalan. Semula masyarakat pesimis, karena sudah beberapa kali ada penelitian, namun sebatas survei saja tapi tidak ada realisasi pembangunan jalan. Pandangan masyarakat tersebut mulai berubah ketika pasukan TNI dari satuan Zeni Tempur mendaratkan alat-alat kerja dan memulai pekerjaan pembangunan jalan. Kurang lebih tujuh bulan, satuan itu akhirnya bisa  merampungkan pekerjaan jalan sepanjang 36 Km. 

Sebanyak 220 putra-putri asli Papua peserta program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) 2014, (23/6) diberangkatkan dari Jayapura.  Mereka terdiri 180 orang siswa diberangkatkan ke SMA/SMK yang ada di Provinsi Jawa Timur sedangkan 40 orang siswa diberangkatkan ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelum menuju ke tempat tujuan, mereka menginap semalam di Hotel Pullman. Keseluruhan proses kegiatan penerimaan dan penempatan di Surabaya, dilaporkan dalam gambar seperti di bawah ini.

 

40 orang siswa diberangkan menuju Provinsi Jawa Timur dengan pesawat Garuda GA 651 yang take off pada pukul 07.55 WIT. (Foto: Nasri, UP4B)

Serius mendengar pengarahan terakhir, di ruang tunggu keberangkatan Bandara Rendani Manokwari (Foto: Nasri, UP4B)

 

Pagi itu suasana Bandara Rendani Manokwari lain dari biasanya, cukup banyak orang yang datang ke bandara untuk mengantar anak, cucu, kakak atau adik mereka ke bandara terbesar di Provinsi Papua Barat. Hari Sabtu tanggal 5 Juli UP4B dengan fasilitasi Kemendikbud dan dukungan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat memberangkatkan 80 siswa lulusan SMP sederajat dari Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Kaimana dan Fakfak untuk menempuh pendidikan di sekolah unggulan di Provinsi Jawa Barat. 

 

Selain dari Manokwari, pada hari yang sama melalui Bandara Dominique Edward Osok, Sorong juga diberangkatkan siswa lulusan SMP sederajat sebanyak 70 siswa yang berasal dari Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Tambraw dan Raja Ampat untuk menempuh pendidikan di Provinsi Banten.

Udang lobster hasil tangkapan masyarakat (Foto: Ventje, UP4B)

 

Lebih kurang 350 Rumah Tangga Perikanan di Distrik Demta mengharapkan perhatian serius, serta adanya campur tangan pemerintah terhadap usaha penangkapan ikan yang dilakukan oleh para masyarakat nelayan di setiap harinya.

 

Hal ini terungkap dalam pertemuan bersama Koordinator Nelayan Distrik Demta Uchen Alting dengan Tim UP4B, Mariyono dan Kustomo Asisten UP4B dan Markus Mandosir Asisten Muda UP4B, saat melakukan kunjungan lapangan di Distrik Demta, Kamis, 26 Juni 2014.

Kesibukan nampak diantara siswa-siswa yang akan diberangkatkan ke sekolah tujuan. Dari hotel tempat menginap di Surabaya, mereka dijemput dan diantar menuju ke sekolah oleh masing-masing kepala sekolah. (Foto: Sudadi, UP4B)

 

1. SMA Negeri 2, Jl Panglima Sudirman N0. 58 Mejayan, Madiun

Amanda Grace Borotian SMPN 1 Arso, Lili Amelia Kristiani Gombo SMPN 4 Arso, Trangsius Wandik SMP N 1 Tiom, Daniel Raimond Kogoya SMPN 1 Wamena, Ruben A. Kamarea SMPN 1 Serui.

 

2. SMK Negeri , Jl. Raya Desa Nglandung Geger Madiun

Wiolda Henike RuambaSMPN 6 Arso, Yoke Sepnia  RumbaibabSMPN 6 Arso, Demira KogoyaSMPN 4 Abe Pantai, Nandinus Yikwa SMP 1 Atap Sinarmas II, Jimbrif Kogoya SMP 1 Atap Sinarmas II

Wednesday, 25 June 2014 12:21

Ewalda Wayo Bertekad Menjadi Guru

Written by

Suster Mariecen Kuayo ketika mendapat ciuman dari salah seorang anak asuhnya sebagai ungkapan perpisahan atas kepergiannya untuk ikuti pendidikan sekolah SMA di Jawa Timur. (Foto: Sudadi, UP4B)

 

Ruang tunggu Bandara Sentani Jayapura, tidak seperti biasanya. Ratusan anak-anak remaja berkaos oranye pagi itu mendominasi dalam ruang yang berukuran sekitar 30 X 100 meter. Beberapa pendamping yang mengkoordinasi keberangkatan, nampak sibuk mengatur kelancaran perjalanan mereka menuju Surabaya. Sejumlah orang tua juga ikut menambah suasana menjadi haru biru. Ada yang meneteskan airmata dan ada yang mengabadikan momen itu untuk foto bersama keluarga. 

 

“Sejak kecil anak ini tidak pernah lepas dari saya, sungguh hari ini saya sangat sedih, tapi senang juga jika anak ini bisa sekolah di luar Papua. Ini hal yang tidak pernah terbayang bagi saya, ” kata seorang Ibu yang ikut mengantar kepergian anaknya untuk menempuh pendidikan SMA di Jawa Timur.

Page 1 of 49

Foto Random

20130530-Kenyam-BatasBatu-Kondisi100.jpg
20130107-RumputLaut1Bulan.jpg
20140130-BudidayaIkanKarambaKampungUrfu.jpg
20130906-PLNMenemuiKaUP4B.jpg

Newsletter Subscriber

Name:
Email:

Tahukah Anda

20121113-30PersenAPBNP2012.jpg

Asal

Flag Counter
2013.09.06

Kontak Kami

Kantor Pusat:

Jln. Prof. M. Yamin SH. III No. 1A, Angkasa, Jayapura. Papua. 99113.
Telp: (+62) 967 521 649
Fax: (+62) 967 521 619
Email: uppppb(di)gmail(titik)com

Kantor Kepala UP4B:

Jl. Kebun Sirih No 14, Gambir. Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 11010

Kantor UP4B:

Gedung BPPT, Lantai 5, Jl. M.H. Thamrin No 8, Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 10340.
Telp/Fax: (+62) 021 3983 6243