twitter

You are here Home Prioritas P4B
11 Prioritas P4B

11 Prioritas P4B (748)

Children categories

Tata Kelola Pemerintah

Tata Kelola Pemerintah (36)

Mendorong dan memastikan capacity building aparat Pemda dan good governance dapat dijalankan disemua tingkatan pemerintahan daerah.

View items...
Politik

Politik (24)

Mendorong dan memastikan Peraturan Pemerintah (PP), Perdasus dan Perdasi sebagai jabaran dan instrumen UU No. 21 tahun 2001 dapat diwujudkan dan seluruh kehendak yang telah ditetapkan UU Nomor 21 tahun 2001 diimplementasikan oleh seluruh stake holder, komunikasi konstruktif dengan semua elemen masyarakat dan dialog tentang Papua dapat dilaksanakan.

View items...
Affirmative Action

Affirmative Action (269)

Mendorong dan memastikan pembentukan regulasi daerah yang memihak serta pendidikan dan pelatihan kepada OAP yang menunjang affirmative action diseluruh sektor pemerintahan dan swasta dapat dijalankan.

View items...
Hukum dan HAM

Hukum dan HAM (9)

Mendorong dan memastikan penegakan hukum dan penghormatan terhadap HAM dapat dilaksanakan, politisasi kasus-kasus kriminal tidak terjadi dan kasus-kasus korupsi dapat didorong untuk ditangani menurut ketentuan perundangan penanggulangan korupsi secara benar.

View items...
Infrastruktur Dasar

Infrastruktur Dasar (148)

Membuka keterisolasian wilayah pegunungan tengah dan seluruh daerah terisolir, mendorong dan memastikan bahwa program pembangunan infra struktur dasar dapat dilaksanakan dan dituntaskan.

View items...
Kesehatan

Kesehatan (26)

Mendorong dan memastikan program Pos Kesehatan Pembantu di tiap Kampung, Puskesmas Distrik, dan Rumah Sakit rujukan di Kabupaten dan Provinsi dapat diwujudkan serta dapat berfungsi menjadi sentra pelayanan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Papua.

View items...
Pendidikan

Pendidikan (74)

Mendorong dan memastikan program pendidikan usia dini (PAUD) dan pendidikan dasar 9 tahun ditiap kampung, pendidikan menengah kejuruan/ umum di distrik, program sekolah unggulan di Jayapura, Manokwari, Merauke dan Sorong dapat diwujudkan serta menjadikan Uncen dan Unipa menjadi center of excelence di Papua.

View items...
Ekonomi

Ekonomi (83)

Mendorong dan memastikan program peningkatan kapasitas ekonomi usaha kecil mama-mama, penyediaan pasar tradisional di seluruh Kabupaten/ Kota, pemihakan kepada pengusaha OAP dapat berjalan.

View items...
Pengawasan Lingkungan

Pengawasan Lingkungan (11)

Mendorong dan menjamin bahwa semua penambangan yang dilaksanakan di seluruh Papua dilaksanakan sesuai dengan seluruh peraturan perundangan yang berlaku.

View items...
Sosial Budaya

Sosial Budaya (66)

Mendorong dan memastikan implementasi hak ulayat dan hukum adat dalam kehidupan bermasyarakat di Papua serta nuansa Papua dalam semua fasilitas publik dan relasi-relasi sosial dalam masyarakat berkembang dan berjalan harmoni.

View items...
Keamanan

Keamanan (2)

Mendorong dan memastikan bahwa kekerasan tidak terjadi lagi di Papua, penegakan hukum dapat ditegakkan tanpa melampaui batas-batas kepatutan, serta pengelolaan keamanan di Papua dijalankan sesuai dengan sistem perundangan baik yang terkait dengan Polri maupun TNI.

View items...

Kepala UP4B Bambang Darmono mendapat sambutan hangat dari masyarakat. (Foto: Sudadi, UP4B)

 

Kepala Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) Bambang Darmono beserta tim kembali melakukan kunjungan ke kawasan yang dihuni Suku Korowai Batu, Kamis (20/11). Kehadiran untuk kedua kali itu, untuk memastikan apakah pembangunan lapangan terbang (lapter) yang sudah dikerjakan sejak awal tahun 2014 berjalan sesuai rencana? Lapter sepanjang 800 meter dengan lebar 23 meter akan bisa didarati pesawat terbang jenis perintis. Tempat bermukimnya suku yang masih hidup terbelakang itu, dalam beberapa bulan sudah bisa terbuka dari keterisolasian dengan daerah lain. Keberadaan lapter juga akan memberikan harapan baru bagi perubahan masyarakat yang masih hidup dalam kemiskinan.

 

Proses terwujudnya pembangunan lapter merupakan tekad  masyarakat adat yang mendambakan terjadinya perubahan. Masyarakat telah mengawali pembukaan lahan dan pembuatan lapter sepanjang 600 meter yang dikerjakan dengan peralatan sederhana dan dilakukan secara gotong royong. Pelopor pembangunan lapter adalah para penginjil. Penginjil itu selain mengenalkan kehidupan beragama, juga tentang pentingnya kesehatan dan pendidikan serta kehidupan kasih sesama umat.

Deputi III UP4B berfoto bersama Kepala Sekolah Penerima Siswa ADEM Kota Bandung dan Cimahi Provinsi Jawa Barat (Foto: Nasri,UP4B).

 

Sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi dan silaturahmi antar siswa Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) di Provinsi Jawa Barat, Forum Kepala Sekolah program ADEM Kota Bandung-Cimahi menggelar acara Penguatan Motivasi untuk berpresatasi. Acara yang diselenggarakan di aula kampus Sekolah Menengah Atas Kristen (SMAK) Paulus Bandung ini dihadiri oleh 9 sekolah penerima siswa ADEM yang ada di Kota Bandung dan Cimahi. 

 

Kesembilan sekolah tersebut yaitu: SMAK Paulus, SMA BPI 2, SMAK Yahya, SMAK Advent, SMA BPPK, SMAK Pelita Bangsa, SMAK Kalam Kudus, SMAK Rehoboth dan SMA Putra Mandiri Cimahi. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 22 November ini selain dihadiri oleh kepala sekolah dan seluruh siswa ADEM yang ada di Kota Bandung dan Cimahi juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK). Dalam sambutannya, ketua Forum Kepala Sekolah program ADEM Kota Bandung-Cimahi, Dr. Drs. Zulkarnain, M. Pd., mengucapkan terima kasih atas kesediaan Deputi III UP4B untuk hadir dan menjadi pembicara pada acara tersebut. Sementara itu Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan untuk menambah motivasi siswa ADEM. Ketua Yayasan SMAK Paulus mengatakan dalam sambutannya siap memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan untuk menunjang program ADEM. 

 

 

Prakarsa UP4B agar Putra-Putri Asli Papua bisa melanjutkan sekolah pada SMA/SMK terbaik di Jawa dan Bali (Afirmasi Pendidikan Menengah atau ADEM), kuliah pada 39 PTN terbaik di seluruh Indonesia (Afirmasi Pendidikan Tinggi atau ADIK) dan Afirmasi Pendidikan Kedinasan (Pilot, Statistik, TNI/ Polri, dsb).

https://www.youtube.com/watch?v=8bRStJMfdp0&feature=youtu.be&a

Menanggapi banyaknya pertanyaan mengenai keberlanjutan bea siswa bagi para peserta Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) angkatan 2012-2014 terkait berakhirnya tugas Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (UP4B), tim UP4B melakukan kunjungan ke Kampus Universitas Andalas. Kunjungan tim UP4B ke Universitas yang terletak di Kota Padang pada hari Selasa, 18 November 2014 ini bertujuan untuk meninjau perkembangan pelaksanaan program (ADIK) dan menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan kelanjutan program ini.

 

Dalam kunjungan tersebut, tim UP4B yang dipimpin oleh Juru Bicara UP4B Amiruddin Al-Rahab dan didampingi oleh Nasri (Asisten), Budi Arwan (Asisten Muda), dan Pringgadi Kridiarto (Asisten Muda), diterima oleh Wakil Rektor III Universitas Andalas Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ir. Aprisal, MP. Dalam sambutannya, Wakil Rektor menyatakan rasa bangganya kepada mahasiswa ADIK Papua. “Kampus Universitas Andalas ini merupakan universitas nasional yang menjadi tujuan kuliah mahasiwa dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari negara lain seperti Jepang, Malaysia, dan Korea. Mahasiswa ADIK Papua mampu membaur dengan baik dengan lingkungan kampus dan kehidupan masyaraat Minang di Kota Padang” katanya.

Worry Mambusy Manobi (kanan) dan beberapa Peserta lain tampak serius mengerjakan soal testing dengan system CAT di Kantor BKN Pusat Jakarta Timur (Foto: Harris, UP4B)

 

Test Penerimaan Aparatur Sipil Negara Formasi Khusus melalui Jalur UP4B resmi selesai dilaksanakan setelah sebelumnya dilaksanakan di tiga kota Jayapura 4-5 November, Manokwari 10-12 November dan Jakarta 15 November di Kantor Badan Kepegawaian Negara Pusat di Jakarta Timur.

 

Dari hasil perolehan nilai tertinggi diperoleh oleh salah satu peserta Worry Mambusy Manobi dengan nilai tertinggi 403 terperinci TWK (Test Wawasan Kebangsaan) 110, Test Inteligensi Umum (TIU) 145 dan Test Kepribadian 148. 

Para peserta sementara melihat hasil perolehan nilai Test CPNS (Foto: Harris, UP4B)

 

Materi testing CPNS/ASN khusus untuk Test Wawasan Kebangsaan (TWK) masih kurang memuaskan, hal ini tergambar dari beberapa perbandingan hasil testing menunjukkan dari 8 kelompok selama 2 hari 10-11 November 2014 ini, disetiap kelompok hanya 2-3 orang saja yang memiliki nilai tinggi melewati ambang batas pasing grade yang diberikan yakni 70 poin.

 

Pengamatan ini sebagaimana disampaikan Dosen Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Papua Queen Tulalesy ketika ikut serta memantau pelaksanaan testing. Menurutnya lemahnya wawasan Nusantara akhir–akhir ini akibat merosotnya semangat kebangsaan di Indonesia.

Komisaris dan Manajemen Perhutani ketika foto bersama dalam kunjungan ke Pabrik Sagu di Kais Teminabuan Kabupaten Sorong, Papua. (Foto: Nasri, UP4B)

 

Manajemen Perum Perhutani, Selasa (4/11) melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan pabrik sagu di Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan. Merela adalah  Anggota Dewan Komisaris Perhutani Yustra Iwata Alsa dan Upik Rosalina. Kunjungan ini dampingi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Perum Perhutani Agus Setya Prastawa, General Manager Perhutani Wilayah Papua Ronald Guido Suitela, Tim UP4B dan perwakilan PT. Barata selaku kontraktor pembangunan pabrik. 

 

Menurut Komisaris Upik Rosalina, pembangunan pabrik sagu di Papua dinilai lebih rumit karena persoalan tanah hak ulayat dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa perhutani tidak hanya jago di Pulau Jawa. Pengembangan pabrik di Papua, merupakan  tugas negara untuk memberdayakan masyarakat. 

Tuesday, 11 November 2014 10:20

Testing CPNS dengan sistem CAT dinilai bebas KKN

Written by

Sebanyak 289 Peserta mengikuti testing dengan menggunakan Fasilitas Laboratorium Komputer  di UNiversitas Negeri Manokwari Provinsi Papua Barat. (Foto : Harris, UP4B)

 

“Pelaksanaan Testing Penerimaan CPNS/ASN tahun 2014 dengan menggunakan system Computer Asist test (CAT) dinilai oleh sebagian peserta Ujian di Manokwari sangat bagus dan kedepan harus di pakai di  wilayah Provinsi Papua Barat,” ungkap Eliaser Mandacan salah satu peserta test kepada media center UP4B.

 

“Dengan langsung melihat hasil ujian dapat mengukur kemampuan masing – masing peserta, sejauh mana prestasi nilai yang dicapai. Dirinya menyatakan selama ini dengan menggunakan ujian cara manual cukup baik namun saat pengumuman hasil dinilai sarat dengan praktek KKN,” lanjut Eliaser.

Peserta Sementara mengikuti testing CPNS di Kanreg BKN Wilayah IX Jayapura (Foto: Dumais, UP4B)

 

Sebanyak 351 Peserta Pelamar CPNS atau Calon Aparatur Sipil Negara Formasi Khusus Putra Putri Asli Papua yang telah dinyatakan Lolos verifikasi berkas dan berhak mengikuti test TKD dengan Sistem CAT (Computer Assisted Test) telah mengikuti Test tersebut di Kantor Regional IX BKN Provinsi Papua yang beralamat di Abepura, Kota Jayapura. Peserta test dibagi dalam 9 sesi dan tiap sesi dialokasikan 40 Orang sedangkan sesi terakhir berjumlah 31 orang. Jumlah peserta per sesi dibagi  sesuai dengan ketersediaan jumlah komputer di Lab Komputer Kanreg IX BKN Jayapura.

 

Pelaksanaan Test berjalan lancar dan aman. Dari hasil pemantauan, para peserta cukup puas dengan pelaksanaan test dan menerima semua hasil Test dengan besar hati karena mengetahui langsung apakah nilai hasil Test CAT yang dicapai mencapai ambang batas (passing grade) yang telah ditentukan oleh Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi. Nilai ambang batas atau passing grade bagi peserta Test adalah berjumlah 70 untuk Test Wawasan Kebangsaan (TWK), 75 untuk Test Inteligesi Umum (TIU) dan 126 untuk Test Karakteristik Pribadi (TKP).

Peserta berkumpul guna mendapat arahan dari Panitia (Foto: Dumais, UP4B)

Pelaksanaan test telah dilaksanakan dengan try out atau percobaan dan perkenalan mulai Hari Senin, tanggal 3 November 2014, dan Test CAT per sesi dilaksanakan pada hari Selasa dan Rabu, tanggal 4 - 5 November 2014. (Boyke Jufuway, UP4B)

Thursday, 30 October 2014 14:35

Pelayanan Angkutan Udara Di Papua Berkembang Pesat

Written by

Suasana kesibukan kendaraan pengantar penumpang yang akan berangkat dan datang di Bandara Sentani Kabupaten Jayapura. (Sudadi, UP4B)

 

Pelayanan angkutan udara di Papua selama tiga tahun terakhir mengalami perkembangan yang cukup pesat.  Bandara yang sudah dapat didarati oleh pesawat Boeing 737 adalah Bandara Frans Kaisepo Biak, Sentani Jayapura, Mopah Merauke, Rendani Manokwari, Mozes Kilangin Timika, Wamena, dan Domine Eduard Osok Sorong.  

 

Jumlah penumpang di Bandara Sentani, yang datang rata-rata per bulan pada tahun 2013 adalah sebanyak 63.518 orang dan yang berangkat sebanyak 67.679 orang. Sedangkan kargo yang diangkut ke daerah pegunungan tengah yaitu Bandara Wamena (Kabupaten Jayawijaya) dan Oksibil (Kabupaten Pegunungan Bintang) rata-rata perbulan sebanyak 7.200 ton. 

Page 1 of 54

Foto Random

20130401-DiskusiP4BdiLemhanas.jpg
20130501-JembatanMimikaBukaIsolasi4Kabupaten-small.jpg
20131203-GuruDanSiswaSamaSamaTerpengaruh1.jpg
20140627-EwaldaNabire2.jpg

Newsletter Subscriber

Name:
Email:

Tahukah Anda

20121113-MeraukeDigoel8Jam.jpg

Asal

Flag Counter
2013.09.06

Kontak Kami

Kantor Pusat:

Jln. Prof. M. Yamin SH. III No. 1A, Angkasa, Jayapura. Papua. 99113.
Telp: (+62) 967 521 649
Fax: (+62) 967 521 619
Email: uppppb(di)gmail(titik)com

Kantor Kepala UP4B:

Jl. Kebun Sirih No 14, Gambir. Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 11010

Kantor UP4B:

Gedung BPPT, Lantai 5, Jl. M.H. Thamrin No 8, Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 10340.
Telp/Fax: (+62) 021 3983 6243