twitter

You are here Home Prioritas P4B
11 Prioritas P4B

11 Prioritas P4B (735)

Children categories

Tata Kelola Pemerintah

Tata Kelola Pemerintah (36)

Mendorong dan memastikan capacity building aparat Pemda dan good governance dapat dijalankan disemua tingkatan pemerintahan daerah.

View items...
Politik

Politik (24)

Mendorong dan memastikan Peraturan Pemerintah (PP), Perdasus dan Perdasi sebagai jabaran dan instrumen UU No. 21 tahun 2001 dapat diwujudkan dan seluruh kehendak yang telah ditetapkan UU Nomor 21 tahun 2001 diimplementasikan oleh seluruh stake holder, komunikasi konstruktif dengan semua elemen masyarakat dan dialog tentang Papua dapat dilaksanakan.

View items...
Affirmative Action

Affirmative Action (259)

Mendorong dan memastikan pembentukan regulasi daerah yang memihak serta pendidikan dan pelatihan kepada OAP yang menunjang affirmative action diseluruh sektor pemerintahan dan swasta dapat dijalankan.

View items...
Hukum dan HAM

Hukum dan HAM (9)

Mendorong dan memastikan penegakan hukum dan penghormatan terhadap HAM dapat dilaksanakan, politisasi kasus-kasus kriminal tidak terjadi dan kasus-kasus korupsi dapat didorong untuk ditangani menurut ketentuan perundangan penanggulangan korupsi secara benar.

View items...
Infrastruktur Dasar

Infrastruktur Dasar (146)

Membuka keterisolasian wilayah pegunungan tengah dan seluruh daerah terisolir, mendorong dan memastikan bahwa program pembangunan infra struktur dasar dapat dilaksanakan dan dituntaskan.

View items...
Kesehatan

Kesehatan (26)

Mendorong dan memastikan program Pos Kesehatan Pembantu di tiap Kampung, Puskesmas Distrik, dan Rumah Sakit rujukan di Kabupaten dan Provinsi dapat diwujudkan serta dapat berfungsi menjadi sentra pelayanan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Papua.

View items...
Pendidikan

Pendidikan (74)

Mendorong dan memastikan program pendidikan usia dini (PAUD) dan pendidikan dasar 9 tahun ditiap kampung, pendidikan menengah kejuruan/ umum di distrik, program sekolah unggulan di Jayapura, Manokwari, Merauke dan Sorong dapat diwujudkan serta menjadikan Uncen dan Unipa menjadi center of excelence di Papua.

View items...
Ekonomi

Ekonomi (82)

Mendorong dan memastikan program peningkatan kapasitas ekonomi usaha kecil mama-mama, penyediaan pasar tradisional di seluruh Kabupaten/ Kota, pemihakan kepada pengusaha OAP dapat berjalan.

View items...
Pengawasan Lingkungan

Pengawasan Lingkungan (11)

Mendorong dan menjamin bahwa semua penambangan yang dilaksanakan di seluruh Papua dilaksanakan sesuai dengan seluruh peraturan perundangan yang berlaku.

View items...
Sosial Budaya

Sosial Budaya (66)

Mendorong dan memastikan implementasi hak ulayat dan hukum adat dalam kehidupan bermasyarakat di Papua serta nuansa Papua dalam semua fasilitas publik dan relasi-relasi sosial dalam masyarakat berkembang dan berjalan harmoni.

View items...
Keamanan

Keamanan (2)

Mendorong dan memastikan bahwa kekerasan tidak terjadi lagi di Papua, penegakan hukum dapat ditegakkan tanpa melampaui batas-batas kepatutan, serta pengelolaan keamanan di Papua dijalankan sesuai dengan sistem perundangan baik yang terkait dengan Polri maupun TNI.

View items...
Monday, 20 October 2014 14:02

UP4B Bantu Bangun SMK di Pegaf

Written by
Pegaf, Media Papua - Pada Tahun 2015 mendatang, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) akan mendapatkan bantuan pembangunan untuk bidang pendidikan. Bantuan tersebut berasal dari Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), berupa pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
 
Hal itu dikatakan, Penjabat Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Drs. Dominggus Mandacan, saat melakukan kunjungan kerja ke Distrik Taige belum lama ini. "Bantuan di bidang pendidikan sangat berguna bagi Kabupaten Pegaf. Sebab bidang ini begitu butuh dukungan, apalagi gedung SMK, sehingga dapat menjawab keinginan putra-putri Pegaf untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus lagi ke Manokwari," kata mantan Bupati Manokwari dua periode itu.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pegaf, Stoa Dowansiba SPd, yang turut mendampingi kunker bupati ke Taige, mengatakan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan sudah dipenuhi. "Pihak kami telah memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan, sehingga kami siap melakukan pembangunan dan sesuai rencana akan dibangun di Ullong," ungkap Stoa. (humas pegaf)
 
Terbit di Media Papua, 20 Oktober 2014, Hal 7

Kepsek, Guru Pendamping, Petugas UP4B dan Para siswa/i ADEM di SMKN 01 Blitar (Foto: Boyke, UP4B)

 

Prestasi siswa siswi ADEM yang ditempatkan pada beberapa sekolah di Kepanjen Malang dan Kota Blitar perlahan namun pasti menunjukan trend positif dalam pencapaian nilai akademik dan aktivitas ekstra diluar jam sekolah. Hal ini khususnya ditunjukan oleh siswa siswi ADEM di SMA Katolik Yos Sudarso Kepanjen dan SMKN 1 Kepanjen serta beberapa sekolah di Kota Blitar antara lain di SMA Katolik Diponegoro, SMKN 01 Blitar dan SMA Negeri 2 Blitar yang merupakan Angkatan 2013 atau Angkatan Pertama sejak diselenggarakan program ADEM ini. Selain nilai semester 1 dan 2 untuk kenaikan kelas bagi mereka yang sekarang telah duduk dibangku kelas 2 SMA/SMK, mereka juga berprestasi dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler olahraga dan bidang seni budaya yang diselenggarakan pihak sekolah serta berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota masing-masing. 

 

Theresia Wilma Kayame, Siswi SMA Katolik Diponegoro Blitar (Foto: Boyke, UP4B)

 

Khusus untuk prestasi akademik yang boleh dikatakan luar biasa ditunjukan oleh salah satu siswi ADEM di SMA Katolik Diponegoro Blitar atas nama Theresia Wilma Kayame, siswi asal Kabupaten Nabire ini berhasil mencapai Peringkat 3 untuk satu angkatan di sekolahnya. Dengan nilai rata-rata  83,97 pada Semester 1 dan 84,76 pada Semester 2, Theresia telah berubah jadi siswi yang disegani disekolah. Menurut Kepala Sekolahnya, Bapak Anthonius Beoang, S.Pd, Theresia akan diikutkan dalam berbagai lomba kecerdasan siswa di Kota Blitar untuk mewakili SMA Katolik Diponegoro dan akan dimasukan dalam kelas inti akademik di kelas 3 atau kelas XII bila prestasinya dipertahankan. Menurut Theresia, hasil tersebut merupakan budaya belajar dan kerja keras serta displin yang diterapkan oleh Kepala Sekolah yang merupakan Orang Tua Asuh dan sistem pendidikan di sekolah Katolik yang menanamkan dispilin hidup dan pendidikan kepribadian yang baik. 

Siswa Program ADEM bersama guru pendamping ketika dikunjungi oleh Petugas Monev UP4B (Harris, UP4B)

 

Selain Bahasa Inggris bahasa Jepang merupakan mata pelajaran yang masuk dalam kurikulum sekolah di SMA Negeri 2 Tanggerang Selatan. Menurut Dra. Hj. Djamilah Sudjana, M.Si, Guru Pendamping siswa ADEM Papua menyebutkan bahasa asing seperti Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris merupakan bahasa global. Kedepan anak – anak ini harus mampu bersaing dan hal ini menjadi visi SMA Negeri 2 adalah menciptakan siswa yang berahklak mulia menguasai Iptek dan mampu bersaing secara global. 

 

Untuk menunjang pratikum, sekolah juga sediakan fasilitas Laboratorium Bahasa yang memadai. Laboratorium Bahasa ini berbasis multimedia ini terdiri dari perangkat elektronik audio maupun video yang terdiri dari instructor console sebagai mesin utama, tape recorder, VCD/ DVD Player, LCD projector dan monitor dan repeater language learning machine. Fasilitas mulimedia ini dapat memudahkan guru menunjukkan kemampuan dirinya dalam memfasilitasi siswa agar terlibat dalam proses komunikasi secara aktif melalui headset dan microphone yang tersedia pada masing-masing meja siswa. Khusus bagi siswa ADEM asal Papua juga sudah mengikuti les dan kursus tambahan seminggu 2 kali pertemuan.

Robert Djonsoe,D,SH, Wakil Bupati Kab. Jayapura menyaksikan penyerahan sampel ikan tuna dari nelayan kepada Cory Mandosir pengusaha lokal Papua. (Foto: Ventje Ropa, UP4B)

 

Nelayan Distrik Demta Kabupaten Jayapura menyambut gembira dimulainya pengiriman sampel ikan tuna ke Jepang Kamis (16/10). Pengiriman sampel ini dilakukan sebagai upaya penjajakan ekspor. Jika kwalitas ikan tersebut memenuhi syarat ekspor, ke depan diharapkan akan membuka peluang lebih besar hasil tangkapan nelayan di Distrik Demta dan Depapres dapat dipasarkan ke luar negeri. Mengingat, selama ini nelayan masih mengalami kesulitan dalam memasarkan ikan tuna hasil tangkapan.

 

Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Robert Djoenso D, SH yang menyaksikan langsung proses pengepakan ikan tuna, menyambut baik gagasan Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) dan mengatakan bahwa potensi alam di wilayah Kabupaten Jayapura memang cukup melimpah, oleh karena itu pemerintah berusaha mendorong agar potensi alam yang ada bisa dimanfaatkan dalam mendukung peningkatan usaha ekonomi masyarakat.

2 Orang Siswi Program ADEM asal Papua di SMA Negeri 8 Tanggerang saat belajar di kelas (Foto: Harris, UP4B)

 

Tim Monitoring UP4B menilai siswa Program ADEM (Affirmasi Pendidikan Menengah) yang bersekolah di SMA Kebangsaan, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3 di Kota Tanggerang Selatan dan SMA Negeri 8, SMA Negeri 19 Kotamadya Tanggerang, Penilaian tim didasari fakta, bahwa siswa afirmasi khususnya angkatan Tahun 2013 jauh tertinggal kemampuan akademiknya dengan siswa lain. Mata pelajaran yang perlu ditingkatkan terutama pada mata pelajaran eksakta. Data itu terlihat saat mengamati rapor yang diberikan kepada petugas UP4B dalam monitoring dan evaluasi (monev) Rabu (15/9).

 

Menurut salah satu Guru Pendamping Program ADEM di SMA Negeri 8 Tanggerang Mashudi, S.Pd,  yang menjadi kendala ada pada prestasi akademik khususnya pada pelajaran eksakta. Untuk itu ia bersama kepala sekolah dan para guru telah mengupayakan ada pelajaran tambahan bagi siswa afirmasi. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya juga menititipkan beberapa siswa pada guru bidang studi tertentu, agar mereka bisa belajar lebih intens. Ini upaya dari pihak sekolah untuk mengatasi keterbatasan dana terutama untuk biaya les tambahan.

Siswi-siswi ADEM SMA Negeri 3 Semarang (Foto: Nasri, UP4B)

 

Siswi peserta Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) di SMAN 3 Semarang sangat senang bisa melanjutkan pendidikan di Pulau Jawa. Mereka mengaku sangat bangga bisa masuk ke SMA yang dikenal sebagai paling favorit di Kota Semarang. Mereka merasa bahwa program ini sangat bermanfaat bagi mereka karena bisa mendapatkan pendidikan yang bermutu.

 

Mereka bahkan aktif mengikuti kegiatan ektra kurikuler. Kegiatan yang mereka ikuti meliputi basket, bola voli, bulu tangkis, atletik dan seni tari. Terdapat 2 orang siswa yang sudah menunjukkan prestasi di bidang atletik. Mereka bahkan telah meraih medali  pada kejuaraan atletik antarsekolah di Kota Semarang. Prestasi yang telah disumbangkan, menurut catatan sekolah adalah: Untuk medali atletik POPDA SMP-SMA Se Kota Semarang Tahun 2014, nama Martha Santi Burdam, telah meraih Medali Emas lari 800 m dan Medali Emas lari 1500 m. 

Jumlah yang sudah berhasil mendaftar CPNS Formasi Khusus OAP 2014 hingga di http://sscn.bkn.go.id per 09 Oktober 2014 pukul 10:45 WIT mencapai 558 orang.

Deputi I UP4B sudah mengirimkan surat kepada Menpan untuk meminta pengunduran pendaftaran ditutup hingga 19 Oktober 2014 pukul 23:59 WIB.

 

Jabatan yang tertinggi peminatnya:

  • 3 orang Pengumpul dan Pengolah Data Program Pengembangan Kompetensi Pendidik - KemDikBud = 198 pelamar
  • 1 orang Protokol - KemPANRB = 160 pelamar
  • 1 orang Analis Kebijakan - KemPPA = 123 pelamar

Jabatan yang masih 0 pelamarnya:

  • 1 orang Analis Ketahanan Keluarga - BKKBN, S1 - Gizi/Psikologi
  • 2 orang Medik Veteriner Pertama - KemTan, Dokter Hewan
  • 1 orang Pengawas Farmasi & Makanan - BPOM, S1 - Apoteker
  • 1 orang Pengawas Lingkungan Hidup - KemLH, S2 - Kehutanan
  • 2 orang Sekretaris - BPS , S1 - Sekretaris
Thursday, 09 October 2014 10:28

Diaspora Papua

Written by

 

Diaspora Papua bukan sembarang diaspora, melainkan diaspora yang akan menyemaikan rasa persaudaraan. Mereka adalah ratusan anak-anak muda Papua, perempuan dan pria, menyebar ke seluruh nusantara berkat beasiswa affirmasi khusus. Mereka akan tumbuh --bukan di tempat sembarangan-- melainkan di tempat yang istimewa yaitu universitas kebanggaan di setiap provinsi di seluruh Indonesia.

 

Universitas terbaik dan kebanggaan sebuah provinsi merupakan ajang tempat berjumpa dan saling bertukarnya pengetahuan unggul dari manusia terpilih di provinsi itu. Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh misalnya, dijuluki sebagai “jantung hati rakyat Aceh”. Sebuah ungkap yang menunjukan rasa sayang dan harapan, agar universitas ini bisa melahirkan generasi hebat dan mumpuni melayani seluruh tumpah darah Aceh.  Ada 30-an mahasiswa asal Papua yang berbagi tempat di Unsiyah kini. Tentu universitas-universitas negeri terkemuka lain memiliki posisi yang hampir sama dengan ungkapan masyarakat Aceh tersebut.

Page 1 of 53

Foto Random

20140321-RevolusiPengembanganPerikananTanahPapua.jpg
560602-236618376453864-216794919-n.jpg
20140609-RuasJalanLogponSP3Gesa.jpg
20130612-TestADIKaimana5.jpg

Newsletter Subscriber

Name:
Email:

Tahukah Anda

20121113-MeraukeDigoel8Jam.jpg

Asal

Flag Counter
2013.09.06

Kontak Kami

Kantor Pusat:

Jln. Prof. M. Yamin SH. III No. 1A, Angkasa, Jayapura. Papua. 99113.
Telp: (+62) 967 521 649
Fax: (+62) 967 521 619
Email: uppppb(di)gmail(titik)com

Kantor Kepala UP4B:

Jl. Kebun Sirih No 14, Gambir. Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 11010

Kantor UP4B:

Gedung BPPT, Lantai 5, Jl. M.H. Thamrin No 8, Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 10340.
Telp/Fax: (+62) 021 3983 6243