twitter

You are here Home Prioritas P4B Sosial Budaya
Sosial Budaya

Sosial Budaya (65)

Mendorong dan memastikan implementasi hak ulayat dan hukum adat dalam kehidupan bermasyarakat di Papua serta nuansa Papua dalam semua fasilitas publik dan relasi-relasi sosial dalam masyarakat berkembang dan berjalan harmoni.

Pembangunan kapabilitas dasar manusia  masih menyisakan kesenjangan yang dapat mengarah pada persoalan kesetaraan dan ketidakadilan gender.   Kesenjangan ini tercermin dari Indeks Pembangunan Gender (IPG) di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat yang masih memiliki kesenjangan nyata dengan IPM. Rendahnya pencapaian IPG dibanding IPM menunjukkan masih ada kesenjangan gender pada pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi yang menjadikan perempuan masih berada pada posisi yang tertinggal.

 

Untuk membahas persoalan itu, Kedeputian II UP4B akan mengadakan rapat koordinasi bersama pemangku kepentingan yang terkait untuk membicarakan Program Percepatan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Rapat yang akan berlangsung sehari di Jakarta Kamis (19/12) di Jakarta itu, diselenggarakan dalam bentuk paparan oleh narasumber dan panel diskusi.

Wakil Kepala UP4B E. Fonataba foto bersama anggota Komisi A DPRD Kabupaten Merauke Nicolaus Mahuze dan Bambang Setiadji di Kantor UP4B Jayapura. (Foto: Ventje Ropa, UP4B)

 

Wakil Kepala Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), Drs. E. Fonataba, MM, di Kantor UP4B Jayapura 11/12, menerima kunjungan dua anggota DPRD Kabupaten Merauke masing-masing, Sekretaris Komisi A Bambang Setiadji, dan anggota Komisi A Nicolas Tifo Mause. 

 

“Kami datang dari Merauke, bermaksud mencarikan solusi terkait hak adat masyarakat dan transmigrasi, agar tidak terjadi ketimpangan sosial diantara masyarakat eks transmigran dan penduduk asli”, kata Bambang Setiadji. Wakil Kepala UP4B, E. Fonataba mengatakan, untuk mencari solusi tersebut diperlukan dialog langsung dengan masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan, agar masyarakat dapat hidup layak, saling berdampingan dengan aman dan tenteram. 

Dalam kunjungan kerja marathon Kepala UP4B Bambang Darmono, setelah usai melakukan kunjungan kerjanya di kepulauan Yapen Serui, langsung mendatangi Pulau Mansinam Kabupaten Manokwari Papua Barat, melihat perkembangan pembangunan yang sedang berlangsung.

 

Pembangunan yang ditinjau langsung oleh Kepala UP4B meliputi pembangunan jalan yang dikerjakan oleh TNI, pembangunan gereja, pembangunan Patung Yesus, [embangunan dermaga, pembangunan Gedung Pengelola Mansinam dan pembangunan museum. Selama lebih kurang 2 jam kepala UP4B dan rombongan mengelilingi areal pembangunan Kepulauan Mansinam untuk memberikan kepastian bahwa pekerjaan-pekerjaan pembangunan tersebuat berjalan baik. 

Saturday, 07 December 2013 09:02

Budaya Makan Ikan di Indonesia Masih Rendah

Written by

Lokakarya Masterplan Minapolitan Kabupaten/Kota Papua dan Papua Barat di Jakarta (6/12). Foto: Kustomo Usman, UP4B)

 

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (Sekjen KKP) Sjarief Widjaja menyatakan, budaya makan ikan di Indonesia masih rendah (konsumsi 33 kg/kapita, Jawa Tengah cuma 19 kg/kapita), sehingga permintaan akan ikan juga masih relatif sedikit. 

 

Oleh karena itu, budaya makan ikan perlu digalakkan, sehingga permintaan produksi akan meningkat dan hal ini akan mendorong meningkatnya pendapatan petani di sektor perikanan. Pernyataan Sekjen KKP itu disampaikan dalam sambutan pengarahan pada Lokakarya Masterplan Minapolitan Kabupaten/Kota Papua dan Papua Barat di Jakarta (6/12). Lokakarya yang berlangsung sehari itu, dibuka Kepala UP4B Bambang Darmono.

Monday, 04 November 2013 13:59

Geliat Pembangunan Di Pulau Mansinam Papua Barat

Written by

Patung Yesus setinggi 30 meter akan menjadi bagian dari daya tarik bagi wisata religi di Pulau Mansinam (Foto: Nasri, UP4B)

 

Pulau Mansinam telah dikembangan sebagai situs peradaban rakyat Papua. Situs ini akan terintegrasi dengan pembangunan fasilitas peribadatan yang lain. Pengembangan kawasan ini akan diarahkan sebagai pusat wisata budaya dan religi. 

 

Beberapa infrastruktur yang akan dibangun untuk mendukung kegiatan tersebut diantaranya: pembangunan jalan lingkar, pembangunan kantor Badan Pengelola Situs Mansinam, pembangunan Patung Yesus, pembangunan gereja dan pembangunan museum. 

Tim Pembekalan yang dipimpin Deputi II Bagus Ekodanto saat foto bersama bersama anggota tim dan jajaran komando pada Batalyon Zeni Tempur 4 di Banyubiru Ambarawa Semarang. (Foto: Wim Wola, UP4B)

 

Kedeputian II UP4B sejak beberapa hari lalu telah melakukan kunjungan ke sejumlah batalyon zeni tempur (yon zipur). Kunjungan dalam rangka pembekalan tugas bagi personil TNI yang akan bertugas mengerjakan pembangunan jalan P4B di 14 ruas wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat itu, untuk memberikan pemahaman terhadap lingkungan tugas.  

 

Terdapat 7 satuan tugas, yang akan dilibatkan dalam pembangunan jalan di Papua. Mereka terdiri dari satuan Yonzipur 4 Banyubiru, Ambarawa Semarang; Yonzipur 1 Mariner, Surabaya; Yonzipur 5 Brawijaya, Malang; Yonzipur 8 Wirabuan, Makassar; Denzipur II, Jayapura; Denzipur 12 Merauke; dan Denzipur 13 Nabire.

Bangunan Kantor Badan Pengelola Situs Pulau Mansinam yang pekerjaannya telah mencapai 90 persen. (Foto: Sofyan Ali, UP4B)

 

Puskesmas dan rumah dokter serta sejumlah fasilitas lain yang dibangun di Pulau Mansinam meski sudah selesai 100 persen, kini beberapa jendela, pintu dan instalasi listrik sudah tidak utuh lagi. Semak belukar tumbuh liar dan nyaris menutupi bangunan. Kondisi yang demikian mengesankan tidak adanya pengawasan dan perawatan terhadap bangunan yang sudah dibangun dengan dana milyaran rupiah.

 

Pulau Mansinam yang terletak di selatan kota Manokwari, Provinsi Papua Barat itu, kini oleh pemerintah pusat telah dibangun berbagai fasilitas umum, seperti jalan lingkar pulau sepanjang 11,7 kilometer, geraja dan altar, Patung Kristus, museum, dermaga, sekolah, puskesmas, perumahan rakyat dan kantor badan pengelola. Beberapa proyek itu, kini terus dikerjakan dan ditargetkan keseluruhan selesai akhir Desember tahun ini. Direncanakan, Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono akan hadir dan meresmikan Pulau Mansinam sebagai situs sejarah peradaban bagi Tanah Papua. 

Ketua Badan Pengelola Situs Mansinam Ir. ML. Rumadas belum lama ini melaporkan perkembangan pekerjaan pembangunan Gereja Situs Pulau Mansinam kepada Kepala UP4B Bambang Darmono di Jakarta (23/10/2013). Rumadas, dalam pertemuan itu melaporkan perkembangan pembangunan pekerjaan gereja yang masih dalam proses penyelesaian. Hadir dalam pertemuan kontraktor pembangunan pekerjaan gereja Yulius disertai seorang konsultan. Kepala UP4B Bambang Darmono kepada pelaksana pembangunan kembali meminta komitmen agar pembangunan pekerjaan gereja dapat diselesaikan lebih awal sebelum akhir Desember 2013. (Foto: Wim Wola, UP4B)

Kepala UP4B Bambang Darmono (tengah) didampingi Kepala Badan Pengelola Mansinam M.L. Rumadas (kiri), Deputi IV UP4B Ferry Djais, dan pengawas pelakasana pembangunan situs saat di proyek pembangunan altar Situs Pulau Mansinam. (Foto: Ventje Ropa, UP4B)

 

Kepala Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), Bambang Darmono, adakan monitoring perkembangan pembangunan di Pulau Mansinam Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat,  Sabtu, 5/5. Sejumlah pekerjaan proyek yang dikunjungi meliputi pembangunan Patung Kristus Raja, pembangunan Gedung Gereja, pembangunan Gedung Museum dan pembangunan jalan serta dermaga. Dari semua pekerjaan hanya pembangunan gedung pengelola Mansinam yang mendekati selesai, yang lain masih dalam proses pekerjaan.

 

Bambang Darmono dalam peninjauan yang didampingi Kepala Badan Pengelola Mansinam M.L. Rumadas,  juga meninjau bangunan–bangunan penunjang lain, seperti Puskesmas, air bersih dan perumahan. 

 

Jalan Lingkar Danau yang dibangun melewati dan membelah dua danau yaitu Danau Paniai (kanan) dan Danau Tage (kiri) di Kampung Dimiya Distrik Yatamo. (Foto: Alex, UP4B)

 

Bupati Paniai, Hengky Kayame mengatakan bahwa untuk menjangkau 7 Distrik dan kampung – kampung yang  ada disekeliling Danau Paniai dan Danau Tage perlu dibuka akses Jalan Lingkar Danau, sehingga perekonomian Rakyat dapat cepat berkembang dengan baik dan lancar, disamping itu sektor pariwisata dapat dikembangkan, pada gilirannya tingkat kemahalan akan dapat ditekan dan akhirnya pendapatan masyarakat dapat ditingkatkan. Danau Paniai dan Danau Tage serta Danau Tigi adalah 3  buah danau yang diketemukan oleh seorang pilot berkebangsaan Belanda (Letnan Wissel) yang menamai ketiga danau tersebut “WISSELMEEREN” (Bahasa Belanda yang artinya danau wissel).

 

KABID Bina Marga PU Kabupaten Paniai, Yan Yeimo mengatakan kepada Tim UP4B yang melakukan pemantauan langsung ke lokasi bahwa saat ini sedang dikerjakan pembangunan Jalan Lingkar Danau Paniai yang dimulai dari 2 sisi, dari Distrik Yatamao dan Distrik Bibida.

Page 2 of 5

Foto Random

20130410-KajianAwalSentani1.jpg
Rakorsusnas2014.jpg
20120216-PotensiGambirPemberdayaanEkonomiRakyatMerauke.jpg
20130417-KomitmenKL.jpg

Newsletter Subscriber

Name:
Email:

Tahukah Anda

20121113-MeraukeDigoel8Jam.jpg

Asal

Flag Counter
2013.09.06

Kontak Kami

Kantor Pusat:

Jln. Prof. M. Yamin SH. III No. 1A, Angkasa, Jayapura. Papua. 99113.
Telp: (+62) 967 521 649
Fax: (+62) 967 521 619
Email: uppppb(di)gmail(titik)com

Kantor Kepala UP4B:

Jl. Kebun Sirih No 14, Gambir. Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 11010

Kantor UP4B:

Gedung BPPT, Lantai 5, Jl. M.H. Thamrin No 8, Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 10340.
Telp/Fax: (+62) 021 3983 6243