twitter

You are here Home Prioritas P4B Kesehatan Aksi
Aksi

Aksi (89)

Asisten Muda UP4B Pringgadi Kridiarto ketika menyampaikan paparan RKT Tahun 2014 Kabupaten Boven Digoel di depan sejumlah pejabat SKPD, Senin (17/3) di Kantor Bappeda setempat. (Foto: Sudadi, UP4B)

 

Tim Pengendalian dan Evaluasi Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (Dalev P4B) yang bertugas di Kabupaten Boven Digoel Senin (17/3) telah mengawali kunjungan dengan mengadakan pertemuan seluruh SKDP. Pertemuan yang difasilitasi Bappeda Kabupaten Boven Digoel itu, dibuka Plt. Kabid Fispa Bappeda Boven Digoel Manuel Marto Pasau, ST. Dalam kesempatan pertemuan, Asisten Muda UP4B Pringgadi Kridiarto menyampaikan paparan sekitar capaian kegiatan P4B 2012 – 2013 dan persiapan kegiatan tahun 2014 dilanjutkan diskusi. Hadir diantaranya Kepala Dinas Sosial Darius Minggu, Kepala Dinkes dr. Viviana, Kabid Produksi Peternakan Ruben S., Kasubag Program dan Keuangan Dinas Pertanian Hans K. Sembai, Kabid Cipta Karya PU Prasetyo dan Kasubag Program dan Keuangan PU Kristina B dan pendamping dari Kemenpera. Koordinator Wilayah Kemenpera untuk Papua Bagian Selatan Salomo Manurung.

 

Asisten Muda UP4B Pringgadi Kridiarto mengemukakan, kunjungan ini dimaksud untuk melihat kesiapan dan kemungkinan hambatan pada pelaksanaan kegiatan Tahun 2014 dan evaluasi kegiatan Tahun 2012 – 2013. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bappeda itu berlangsung sangat produktif. Masing-masing SKPD telah menyampaikan berbagai hal yang terkait dengan persiapan kegiatan dari kementerian/ lembaga di Kabupaten Boven Digoel.

Demikian yang ditegaskan oleh Deputi Deputi V Bidang Pengendalian dan Evaluasi Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (UP4B) Bidang Pengendalian dan Evaluasi DR. Ir. Son Diamar, MSc. saat membuka rapat pembekalan dan kunjungan lapangan dalam rangka pengendalian dan evaluasi percepatan pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat Triwulan I tahun 2014 yang diikuti oleh 25 personil dari UP4B, Perwakilan BPKP Papua Barat, Universitas Negeri Papua dan Bappeda Provinsi Papua Barat di Swiss-Bell Hotel, Manokwari (12/03).

 

Kegiatan tersebut didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2011 tentang Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (UP4B). "Tugas UP4B antara lain melakukan koordinasi dan fasilitasi perencanaan dan anggaran, melakukan pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan yang berasal dari berbagai sumber pendanaan (APBN, APBD dan Swasta) dan pelaku pembangunan (Pemerintah, Dunia Usaha, Masyarakat dan Lembaga Internasional," ujar Sondi, sapaan akrab Deputi V UP4B. Selain itu, tak kalah pentingnya menurut Sondi, tugas U4PB lainnya adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan dan aparatur Pemda. Hadir dalam acara tersebut Kaper BPKP Papua Barat, Sumitro didampingi Kordinator Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntabilitas Pemda Edy Suharto.

Asisten UP4B Dr. Thobby Wakarmamu (tengah) bersama 6 dosen dari Fakultas Ekonomi Uncen yang akan dilibatkan dalam kegiatan dalev P4B. (Foto: Sudadi, UP4B) 

 

Kalangan akademisi yang terdiri dari 6 dosen dari Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih Papua (Uncen) dilibatkan dalam kegiatan Pengendalian dan Evaluasi Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (Dalev P4B). Mereka sebelum diterjunkan ke lapangan telah mendapat pembekalan tugas bersama petugas pemangku yang terdri dari tenaga profesional UP4B, selama dua hari dari tanggal 13 sampai 15 Maret di Sentani Kabupaten Jayapura. Menurut rencana pada Minggu (16/3), keenam dosen itu akan memulai penugasan ke berbagai kabupaten di wilayah Provinsi Papua. Selama enam hari mereka akan bergabung dengan tim dari UP4B untuk melakukan montoring terhadap sejumlah kegiatan yang didanai pusat melalui APBN dan DAK Tahun Anggaran 2012 – 2013 dan persiapan kegiatan tahun 2014.

 

Kegiatan dalev yang difasilitasi UP4B pada periode awal tahun 2014 kali ini, selain melibatkan unsur perguruan tinggi termasuk dari Uiversitas Negeri Papua (Unipa), juga diikuti utusan kementerian/ lembaga dan utusan pemerintah provinsi, kabupaten/ kota dari Provinsi Papua dan Papua Barat. Pelaksanaan tahap satu, kegiatan dalev akan difokuskan di 16 kabupaten dengan menurunkan lk 100 personil, sedang tahap dua akan dilanjutkan 20 kabupaten lain. 

Wakil Kepala UP4B Eduard Fonataba ketika memberikan sambutan pengarahan pada pembukaan pembekalan bagi petugas yang akan melaksanakan pengendalian dan evaluasi (Dalev) P4B di 37 kabupaten /kota di wilayah Provinsi papua dan Papua Barat. Kegiatan yang akan berlangsung dua hari itu diadakan di Sentani, Kabupaten Jayapura. (Foto: Sudadi, UP4B)

 

Wakil Kepala Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat Eduard Fonataba menyatakan meski Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) akan mengakhiri masa tugas sampai tahun 2014, faktanya dalam dua tahun sejak 2012 s.d 2013 telah memberikan andil yang cukup besar dalam proses percepatan pembangunan di tanah Papua. Upaya ini sudah dilakukan dengan kerja keras  oleh unit ini dan sudah mulai dirasakan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu,  meski unit ini nantinya sudah tidak ada lagi, pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota sudah bisa melanjutkan apa yang sudah dicapai dan dikerjakan oleh unit ini.

 

Pernyataan Eduard Fonataba itu disampaikan ketika menyampaikan sambutan pada pembukaan kegiatan pembekalan bagi petugas yang akan melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka pengendalian dan evaluasi (dalev) yang menurut rencanakan akan dilaksanakan dalam bulan Maret ini. Dalev yang akan diikuti sekitar 40 petugas pemangku UP4B, juga akan melibatkan utusan dari kementerian/lembaga, beberapa dosen Universitas Cenderawasih dan Universitas Negeri Papua, utusan pemerintah provinsi, kabupaten/ kota dari Provinsi Papua dan Papua Barat. Ikut memberikan pembekalan yaitu: Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Ketut Suadnyana Merada, Deputi V UP4B Son Diamar dan Deputi IV UP4B Ferrianto H Djais dan dari Deputi I yang diwakili Asisten Kurniawan. Kegiatan ini akan berlangsung dua hari tanggal 13 s.d 15 Maret, untuk petugas dalev yang akan melakukan kunjungan lapangan di wilayah Provinsi Papua.

 

 

Tigapuluh tujuh kabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Barat akan menjadi target pelaksanaan pengendalian dan evaluasi (dalev) Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (P4B) Triwulan I Tahun 2014. Kunjungan lapangan yang difasilitasi Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) itu, selain dari petugas pemangku UP4B, juga dilibatkan unsur kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan unsur perguruan tinggi (Uncen dan Unipa).

 

Menurut Deputi V UP4B Son Diamar, kegiatan dalev dilaksanakan sesuai amanat Perpres 66 Tahun 2011, UP4B berfungsi membantu Presiden untuk “mengawal“ P4B. Lima tugas UP4B: koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dan anggaran, fasilitasi, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan. Kunjungan dalev yang akan dilaksanakan bulan Maret 2014 ini berlangsung dalam dua tahap. Petugas akan memantau persiapan pelaksanaan kegiatan P4B yang bersumber dari dana APBN dan DAK Tahun 2014, melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan P4B Tahun 2012 dan 2013, mengidentifikasi berbagai kendala pembangunan untuk merumuskan rekomendasi/solusi dan  melakukan pemutakhiran data. 

Asisten II Setda Kabupaten Jayawijaya Drs.Gad.P.Tabuni,SP.MM  ketika menyampaikan sambutan pembukaan mewakili Bupati Jayawijaya dalam  Pelaksanaan Rakorsus P4B, 5- 6 Maret 2014 di Hotel Baliem Pilamo Wamena (Foto: Harris, UP4B)

 

Pelaksanaan Rakorsus P4B berjalan sesuai rencana, dimulai tepat pukul 10.00 WIT (5/3) berjalan aman dan lancar. Hadir Wakil Bupati Nduga Frans Kristantus, Para Kepala Bappeda/Pejabat Penghubung UP4B beserta Pimpinan SKPD se Kabupaten di Kluster Wilayah Pegunungan Tengah Papua.

 

Deputi II UP4B Bagus Ekodanto mewakili Kepala UP4B dalam sambutannya menngatakan, melalui Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) ini ada beberapa agenda yang akan dibahas diantaranya  membahas usulan RKT (Rencana Kerja Tahunan) P4B Tahun 2015 dari setiap Kabupaten Kluster se – Pegunungan Tengah, dari pihak UP4B juga akan menyampaikan hasil evaluasi dan capaian – capaian program yang dikerjakan oleh UP4B sejak hadir di tanah Papua.

Deputi I UP4B Prof.Ikhawanudin Mawardi disertai Asisten Ahli UP4B Doddy Imam Hidayat, Asisten UP4B Sjaichul Abad bersama peserta Rakorsus PB4 Kluster Sorong usai acara penutupan, Selasa (4/3/2014) (Foto: Sudadi, UP4B)

 

Rapat Koordinasi Khusus Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (Rakorsus P4B) Kluster Sorong Selasa (4/3) telah berakhir. Rakorsus yang berlangsung dua hari sejak Senin (3/3) itu telah menghasilkan sejumlah usulan program daerah untuk dimatangkan ke tingkat provinsi dan Rakorsus Tingkat Nasional yang akan diadakan April mendatang di Jakarta. 

 

Deputi I UP4B Prof.Ikhawanudin yang menutup rakorsus Selasa (4/3) menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Rakorsus ini meski hanya berlangsung 2 hari, telah membuktikan kesungguhan peserta dalam mengikuti setiap bahasan. “Saya melihat usulan program yang diajukan teman-teman daerah sudah semakin realistis”, ungkapnya.

Penilaian gubernur itu disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kabid Ekonomi Bappeda Provinsi Papua Barat Supriyadi Djalimun pada acara Rapat Kerja Khusus P4B Tingkat Kabupaten/Kota Kluster Wilayah Sorong Senin (3/3) di Kota Sorong. (Foto: Sudadi, UP4B)

 

Gubernur Papua Barat Abraham O Atururi menilai, telah banyak upaya terobosan yang dilakukan oleh Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) dalam program Percepatan Pembangunan di Papua Barat. Upaya Terobosan yang Dilakukan UP4B Sudah Memperlihatkan Hasil Pembangunan di Tanah Papua. Perpres Nomor 66 Tahun 2011 mengamanatkan unit ini bertugas hanya dalam waktu tiga tahun (2012 - 2014). Padahal kebijakan yang dikembangkan UP4B dengan memfokuskan lima bidang prioritas, yaitu pengembangan infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi rakyat dan afirmasi untuk Orang Asli Papua (OAP) merupakan suatu keputusan yang tepat.

Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Robert Djonso memukul Tifa, Wakil Kepala UP4B E. Fonataba (tengah) dan Deputi V Son Diamar dalam pembukaan Rapat Koordinasi Khusus P4B Tingkat Kabupaten/ Kota se-wilayah Jayapura. (Foto: Ventje Ropa, Media Center UP4B)

 

Rapat Koordinasi Khusus (RAKORSUS) P4B Tingkat Kabupaten/Kota Se-Wilayah Jayapura, yang meliputi Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Membramo Tengah, Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, berlangsung di Sentani Kabupaten Jayapura, pembicaraannya masih terfokus pada 5 Program Utama.

 

Penyusunan Rencana Kerja Tahunan Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (RKT-P4B) Tahun 2015, yang akan berlangsung selama dua hari, tanggal 3 dan 4 Maret 2014 di buka oleh Wakil Kepala UP4B Drs. E. Fonataba, MM dan pemukulan tifa sebagai tanda dibukanya Rapat Koordinasi Khusus, dilakukan oleh Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Robert Djonsoe, SH didampingi Deputi V UP4B Dr. Son Diamar, disaksikan oleh lima puluh orang peserta utusan 5 Kabupaten dan 1 Kota.

Deputi II UP4B Bagus Ekodanto ketika membacakan sambutan tertulis Kepala UP4B pada pembukaan Rapat Koordinasi Khusus Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (Rakorsus P4B) Senin (3/3) di Kota Sorong. (Foto: Sudadi, UP4B)

 

Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) P4B tahun 2015 tetap fokus pada 5 program utama dan 3 program penunjang. Kelima program utama itu, diantaranya: Pemberdayaan Ekonomi Rakyat, Peningkatan Pelayanan Pendidikan, Peningkatan Pelayanan Kesehatan, Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Pemihakan Terhadap Putra/Putri Papua. Sedang ketiga program penunjang lain adalah: Penguatan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang serta Pengelolaan Pertanahan, Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban dan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan.

 

Kepala UP4B Bambang Darmono dalam sambutan tertulis yang dibacakan Deputi II Bagus Ekodanto pada pembukaan Rapat Koordinasi Khusus Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (Rakorsus P4B) Senin (3/3/2014) di Kota Sorong mengatakan, salah satu tugas utama UP4B adalah menyiapkan RKT P4B, yang disusun satu tahun sebelumnya. Sehingga penyusunan RKT P4B tahun 2015 masih menjadi tanggung jawab UP4B, meski Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2011 mengamanatkan masa penugasan UP4B berakhir hingga akhir tahun ini. 

Page 1 of 7

Foto Random

20131029-KantorBadanPengelolaMansinam.jpg
20130406-RapatGabunganPenerbangan3Kampung.jpg
20131111-BaseCampJalanSuru2Obio2.jpg
20130612-TestADIKaimana5.jpg

Newsletter Subscriber

Name:
Email:

Tahukah Anda

20121113-MeraukeDigoel8Jam.jpg

Asal

Flag Counter
2013.09.06

Kontak Kami

Kantor Pusat:

Jln. Prof. M. Yamin SH. III No. 1A, Angkasa, Jayapura. Papua. 99113.
Telp: (+62) 967 521 649
Fax: (+62) 967 521 619
Email: uppppb(di)gmail(titik)com

Kantor Kepala UP4B:

Jl. Kebun Sirih No 14, Gambir. Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 11010

Kantor UP4B:

Gedung BPPT, Lantai 5, Jl. M.H. Thamrin No 8, Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 10340.
Telp/Fax: (+62) 021 3983 6243