twitter

You are here Home Prioritas P4B Pendidikan Bambang Darmono Membuka Rapat Koordinasi Program Afirmatif Pendidikan Tinggi
Thursday, 08 November 2012 14:07

Bambang Darmono Membuka Rapat Koordinasi Program Afirmatif Pendidikan Tinggi Featured

Written by 
Rate this item
(1 Vote)

Hotel Aston, Jayapura, 8 November 2012. Kepala UP4B, Bapak Bambang Darmono membuka rapat koordinasi Program Afirmasi Pendidikan di PTN dan program lainnya. Juga hadir perwakilan Majelis Rektor PTN Se-Indonesia dan Kadis Pendidikan Provinsi Papua. (Foto: Amiruddin)

Media Center UP4B: Kepala Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) Bambang Darmono menyayangkan atas tidak maksimalnya penyerapan kuota pada  program afirmasi bagi putera-puteri Papua dan Papua Barat pada kesempatan mengikuti pendidikan tinggi di 32 universitas negeri di Indonesia. Informasi terakhir, setelah mengalami proses hingga  hari ini ternyata hanya tertinggal 569 orang dari kuota 1.080 yang tersedia. “Saya mengatakan bahwa jumlah ini, sebagai  sesuatu yang patut disayangkan.  Karena yang terserap hanya sekitar 50 persen”, tegasnya.

Menurut Kepala UP4B, Itu terjadi karena dari laporan yang disampaikan, hampir seluruh kepala dinas menyatakan kurang mendapatkan informasi yang baik. “Oke saya terima alasan itu, tetapi saya juga melihat ini sebagai paradoks.  Mengapa saya katakan itu, karena di satu sisi ada keinginan informasi itu, tetapi ketika informasi ini ingin dibuka dan dikoordinasikan bersama. Antusiasme dari pihak yang mempunyai kewenangan dan komptensi masih kurang. Sebab rapat yang semula dibuka pukul 9, sampai pukul 10 lebih dimulai, belum semua undangan hadir!” tegasnya.


Pernyataan ini disampaikan Kepala UP4B dalam pembukaan  rapat koordinasi (rakor) rencana program afirmasi pendidikan tinggi (dikti) Kamis (8/11) di Hotel Aston Jayapura. Hadir dan memperikan sambutan antara lain Rektor Universitas Cenderawasih Drs. Festus Simbiak, Yusafir Hala mewakili Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI, Kepala dan Dinas Pendidikan Provinsi  Papua James Modouw mewakil  Pejabat Gubernur Papua. Rakor yang berlangsung sehari itu menurut rencana Jumat hari ini (9/11) akan dilanjutkan di Manokwari Papua Barat.  Tampil sebagai narasumber diantaranya Ir Frans Tekege MS (Sesditjen Dikmen),  Marsda TNI Bambang Wahyudi (Aspers Mabes TNI – tentang afirmasi Akmi TNI), Kol.Inf herman Waluyo (Paban 1 Spers – tenang afirmasi Akmil TNI), Prof.Dr.Endriatmo Soetarto, MA (Ketua Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional/BPN), Nono Chairono Chalil S.Tek.Msi. (Kepala Bidang Kejuruan dan Vokasi/Kemnperin), Ronggo Kuncahyo (Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Sosial Kemasyarakatan  (Afirmasi ST Pertambangan Kem.ESDM), Roni Heru Trianto (Direktur PTK Akamigas/Kem.ESDM),  Ikhwanuddin Mawardi (Deputi 1 UP4B).

Lebih lanjut Kepala UP4B berharap melalui koordinasi ini, tahun 2013 semua informasi harus bisa sampai ke bawah. “Kami ingin kalau diberikan kuota 1.050 minimal tedapat 1.000 yang terisi  oleh anak2 papua.” Katanya.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan beberapa kisah, diantaranya ada beberapa orang tua menangis kepadanya.  melalui telepon, merasa hari dan bangga karena anaknya telah diterima dalam seleksi program afirmasi. “Bapak semua  ini tidak mungkin bisa terjadi, tidak ada yang mau mengusahakan dan apa jadinya jika kementerian pendidikan tidak membuak kesempatan ini,  demikian juga jika UP4B tidam mendorong semua ini? Ini adalah ungkapan hati nurani masyarakat, yang merindukan anaknya mendapat pendidikan yang layak. Ungkapan ini begitu  luar biasa, kalau kita sebagai pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi  tidak menjalankan amanah itu, menurut saya itu dosa besar, tegasnya.

Menurut Bambang Darmono meski proses seleksi penerimaan yang dilakukan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) tahun ini masih banyak mengalami hambatan, karena keterbatasan waktu yang ada. “Pada tahun 2013 mendatang saya yakin akan menjadi lebih baik”, tambahnya.

Program afirmasi tersebut perlu terus ditingkatkan dan dilakukan perluasan terhadap kemungkinan beberapa program studi lain, diantaranya sekolah penerbang, akademi TNI, keguruan, pertambangan dan program studi (prodi) lain.

Ia juga berharap agar tanggung jawab yang besar ini perlu dipikul bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota guna mendukung program afirmasi ini menjadi lebih baik terutama terhadap aspek kebijakan maupun dukungan anggaran.

Kesepakatan untuk saling berbagi tanggung jawab seperti biaya sekolah (tuition fee) dan beasiswa telah disediakan dalam APBN, biaya transportasi, biaya tempat tinggal (setlement), dan tambahan biaya hidup perlu disediakan dari APBD baik dari APBD kabupaten/kota maupun APBN Provinsi.

Pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga yang memilik sekolah tinggi binaan juga telah memberikan kemudahan masuk dan beasiswa kepada putera-puteri papua. Tahun ini Kementerian Perindustrian juga membuka kesempatan kepada 10 siswa-siswi papua untuk mengikuti pendidikan di sekolah tinggi/akademi.

Kepala UP4B berharap dukungan dan peran aktif pemerintah daerah baik dari sisi kebijakan maupun anggarannya sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia sebagaimana diamantkan Undang-Undang Otonomi Khusus perlu terus ditingkatkan. Pelaksanaan otonomi khusus (otsus) dalam kerangka pembangunan nasional salah satunya diutamakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi putera-puteri Papua dan Papua Barat. Alasannya, karena di dua provinsi ini IPM (Indeks Pembangunan Manusia) terendah di tingkat nasional.

Langkah bijak berupa pemberian quota dan beasiswa bagi putera-puteri papua merupakan upaya bersama dalam menjalankan program quick wins dan initial delivery sebagai amanat Perpres 65/2011 bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua dan Papua Barat.

“Melalui rapat koordinasi ini, diaharapkan dapat meningkatkan pemahaman kepada masyarakat bahwa pemerintah memiliki komitmen kepedulian yang besar terhadap pengembangan putera-puteri papua agar masyarakat papua selain menjadi subyek dan juga sebagai obyek pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat” kata Bambang Darmono. (Sudadi-Media Center UP4B).

Read 884 times Last modified on Saturday, 10 November 2012 19:54
Gate Master

Sang Penjaga Gerbang Portal Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat (UP4B).

Website: www.up4b.go.id

E-mail: uppppb(di)gmail(titik)com

Login to post comments

Foto Random

20140210-KelangsunganTugasUP4B1.jpg
20130528-GubernurLukasEnembe.jpg
20131106-TimAwalTNIdi14TitikRuasP4B1.jpg
20130929-ADIKUHaluoleo.jpg

Newsletter Subscriber

Name:
Email:

Tahukah Anda

20121113-MeraukeDigoel8Jam.jpg

Asal

Flag Counter
2013.09.06

Kontak Kami

Kantor Pusat:

Jln. Prof. M. Yamin SH. III No. 1A, Angkasa, Jayapura. Papua. 99113.
Telp: (+62) 967 521 649
Fax: (+62) 967 521 619
Email: uppppb(di)gmail(titik)com

Kantor Kepala UP4B:

Jl. Kebun Sirih No 14, Gambir. Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 11010

Kantor UP4B:

Gedung BPPT, Lantai 5, Jl. M.H. Thamrin No 8, Jakarta Pusat. DKI Jakarta. 10340.
Telp/Fax: (+62) 021 3983 6243